Sajak perkawinan prematur

Hanya perahu kertas kita lepas

di selokan depan rumah

tanpa topan prasangka dan jadual

keberangkatan yang pelik

restu ibu

senyum ayah

mencukupkan perbekalan

Kalaupun Tuhan menyulapkan selokan

menjadi lautan

keadilanNya pun niscaya menyulap perahu kertas

menjadi bermesin

selebihnya: bagaimana kita melagukan

menembangkan kegagapan memahami laut

dan bersiasat di ketergesaan keberangkatan.

(oleh Piet Setiyono)

Picture was copied from http://ih2.redbubble.net/work.6981488.1.flat,550×550,075,f.paper-boat.jpg

Advertisements

One thought on “Sajak perkawinan prematur

  1. Sajak Piet Setiyono ini dengan sangat tepat melukiskan yang terjadi belasan tahun lalu. Kemudian hidup terasa begitu nyata… mengombang-ambingkan perahu kertas, naik turun mengikuti bilur-bilur air laut, ada surut dan ada pasang, ada tenang dan ada badai…

    Tidakkah kemudian perjalanan akan mendewasakan, atau membuat perahu menepi dan menyerah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s