Kembali

Sore menjadi lebih cepat gelap menjelang hujan.  Pipit sawah terbang bersegera melintasi jalan raya dan atap-atap rumah.  Terdengar lirih suara ngaji dari surau kecil seberang sungai.  Aku menyelesaikan baris terakhir al-ma’tsuratku saat adzan mulai terdengar, dan aku sertakan doa sebelum takbir diangkat…

Allah, sesungguhnya aku malu meminta

karena sering hak-hakmu kuabaikan

jadi bolehkah aku mohon Kau tuntun hatiku

agar mencintai hanya padaMu

pada cinta yang selalu ada dan menungguku untuk kembali…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s