Fatamorgana

Aku terjerat rindu
merintih dalam cinta yang terpasung
dan gundah dalam gulana yang menyakitkan

Tapi sungguh,
bukan lagi pertemuan yang kuinginkan
karena pedih perih yang kurasakan
dalam bimbang berkepanjangan

Biar hatiku menggigil di sudut sepi
hingga padam bara itu dalam dingin malam
karena kaulah fatamorgana
yang menghilang saat aku datang…

Kamu menjauh... (http://i3.ytimg.com/vi/ruP672bL8eA/mqdefault.jpg)
Kamu menjauh…
(http://i3.ytimg.com/vi/ruP672bL8eA/mqdefault.jpg)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s