Ragu

Jadi, semua tidak lagi pernah sama. Seperti waktu, lakon pun berlalu.

Saat ini, tidak ada yang bisa diusahakan. Pesanmu akan dijawab lama kemudian, setelah masa tunggu yang penuh sesal. Setengah mati kau atur kata-kata. Menjadi basa-basi sambil mengira-ngira bagaimana dia. Sungguh tidak sebanding dengan rindumu.

Semacam bimbang yang mengambang.
Semacam berdiri di persimpangan.
Semacam ragu yang tak tentu.
Lalu menjadi biru yang memudar.

Kau pun enggan membuka luka yang terbebat rapi. Lalu apa yang kau tunggu? Bawa saja hatimu pergi.

[Titan, 22:00]

Advertisements

4 thoughts on “Ragu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s