Aquascape Anti-Mahal [lagi]

Demam aquascape belum berakhir. Malah sekarang bikin proyek agak serius, upgrade ke akuarium yang lebih besar. Mumpung ada yang bantu nggotong-nggotong dari pasar, akhirnya terbelilah akuarium ukuran 50x30x35 (pxlxt) tebal kaca 5mm. Tadinya mau pesan yang 50x30x30 tinggi standar, tapi di tokonya sudah siap ukuran tinggi 35 (pesanan orang yang dibatalkan), ya sudah bungkus saja. Sudah kebelet bikin settingan baru 😀

Konsepnya dibuat natural. Alas sekaligus gravelnya perpaduan pasir silika ukuran sedang di bagian depan dan kerikil halus warna putih di bagian belakang yang dibatasi susunan pecahan batu putih sebagai tebing. Kontur dibuat meninggi ke belakang. Penanaman dibuat per titik tanam, digali dan diisi soil ukuran sedang untuk tiap tanaman (ceritanya ngirit soil dan biar bersih). Mungkin nanti-nanti beli soil ukuran kecil untuk tanaman jenis cuba atau riccia yang akarnya lembut.

Pencahayaan pakai dua lampu. Satu memanfaatkan lampu submersible 8 watt yang udah dimiliki duluan. Lampu diberi rumah dari paralon yang dibelah dua.

Rumah lampu dari paralon bekas yang dicat.
Rumah lampu dari paralon bekas yang dicat.

Satu lagi beli lampu LED 12 watt dipasang di dinding pakai dudukan lampu belajar yang sudah ada. Sebetulnya saya perlu total pencahayaan 25 watt untuk aquascape low-medium light dengan air sebanyak 50 literan. Tapi, sementara ini dulu cukuplah. Hingga seminggu water change (WC) 75% dilakukan sebelum lampu dinyalakan setiap hari untuk asupan CO2 yang cukup sampai mencapai kondisi stabil. Beberapa tanaman seperti Cryptocoryne dan Sagittaria melayukan daunnya (melting) karena beradaptasi. Jangan ragu-ragu untuk membabat daun-daun yang melting saat WC agar segera digantikan tunas baru. Pupuk cair juga ditambahkan tiap kali WC dengan takaran sesuai label, 1sdm/20L. Perlu diingat bahwa WC dilakukan sejam sebelum pencahayaan dimulai agar tanaman tidak stress.

Sedang pearling setelah WC :) *Ceratopterys*
Sedang pearling setelah WC 🙂 *Ceratopteris*

Berikut pengeluaran saya untuk proyek kali ini:

Hardscape:

Akuarium 50x30x35 tebal 5mm, 75K

Pasir silica 5 kg, 23K

Kerikil putih halus 5 kg, 25K

Pecahan batu putih, 8K

Soil kemasan 1 kg, 30K

Batu hias, 30K

Kayu siap pakai, 20K

Tanaman:

Saya pilih tanaman jenis low light. Beberapa adalah tanaman yang sudah berkembang biak pindahan dari akuarium lama seperti Sagittaria, Ceratopteris, dan Bacopa.

3 ikat Cryptocoryne, 10K

3 pot Echinodorus, 7.5K

3 pot Ceratopteris, 7.5K

3 pot Bacopa caroliniana, 7.5K

3 pot Sagittaria undulata, 7,5K

1 pot tanaman (ga tau namanya, hehe), 10K

Java moss (budidaya sendiri)

Hydrocotyle sp. (budidaya sendiri)

Pencahayaan:

Lampu LED merk Colorful 12 watt, 38K

Lampu akuarium putih merk Amara 8 watt, 28K

Filter gantung merk Amara tipe AA-501 280L/h, 35K

Total 362 rebu sajah 😀

DIY CO2 untuk membantu fotosintesis dibuat sebulan kemudian dengan biaya 20K.

Ahay, tidak sampai 400K untuk keindahan dunia kecil di dalam rumah.

Day 1. Masih keruh ya...
Day 1. Masih keruh ya…
Day 2. Udah cling ;)
Day 2. Udah kinclong 😉
The spot I love the most <3
The spot I love the most ❤

Fauna saya masukkan pada hari ke-4. Mereka adalah sepasang molly yang sempat berkembang biak di akuarium kecil dan seekor Betta sp. Jangan banyak-banyak dulu, rencananya nanti setelah stabil kira-kira dua mingguan diisi ikan zebra (Danio rerio) 8-10 ekor biar rame.

Bagainama nasib akuarium lama? Akuarium kotak masih eksis dan dihuni puluhan anak-anak molly yang masih burayak, sampai-sampai takut mau ngurasnya, kuatir mereka mati. Tapi tanaman kelihatan stabil dan bertunas. Jadi, biar sajalah mereka damai di dalamnya.

Anak-anak molly di akuarium lama.
Anak-anak molly di akuarium lama.

Perawatan yang dilakukan untuk akuarium lama cukup membersihkan filter (pakai filter internal), WC 50% kalau sempat, dan membersihkan kaca pakai sumpit yang dibalut tissue/kapas. Filter pakai internal filter merk Kandila tipe 1000L spec 300L/h dan lampu LED Lightspro 7 watt. Sedangkan akuarium bulat berpindah fungsi jadi tempat penyelamatan keladi air yang melting berat. Biar saja dia tumbuh subur dulu, baru dipindah ke akuarium besar. Ini saatnya berdoa agar aquascape baru berhasil melewati sebulan pertama masa kritisnya — berdoa mulai –. Aamin.

Advertisements

22 thoughts on “Aquascape Anti-Mahal [lagi]

  1. Misi kalau bole tau Filter gantung merk Amara tipe AA-501 280L/h, 35K belinya dimana Bu?

    Jadi pengen setup aquascape mini.
    Thanks.

    • Huhuhuhu… turut berduka cita ya sob. Apa ikannya keburu dimasukkan? idealnya tunggu sebulan sampai tanaman stabil. Tanamannya jenis apa? bagaimana pencahayaan dan substratnya? sudah cukup nutrisi dan cahaya-kah?

    • Hai Fitri, lampu led bisa pesan di Aquazone di sisi kiri jalan besar bawah jembatan layang kemirahan atau di Aquatrend jl.sunandar priyo sudarmo. Selamat pesan 🙂

    • Hai Rois, bagaimana cara melampirkan gambarnya ya? Maaf belum belajar, hehe… beberapa bulan yg lalu saya resetting karena kena algae hitam. Material batunya tetap pakai yg lama. Sekarang baik-baik saja, malah lebih stabil dari sebelumnya. Cuma perlu nambah air dua minggu sekali dan membersihkan kacanya kalau sudah kelihatan berlumut.

  2. Boleh minta masukan nya ? Aquarium saya size 60x40x30 Udah ada beli pasir bali mau buat aquascape tp utk pelihara ikan mas koki. Kira” cara design nya apa blh minta masukan nya ? Makasih byk

    • Hai Joehan, selain ukuran ikan mas koki relative besar, dia termasuk herbivora sehingga jarang dipakai sebagai pengisi aquascape karena suka ngemil daun-daun yang kita tanam di situ. Kalau tetap pakai ikan mas koki mungkin lebih baik pilih tanaman berdaun lebar. Selamat mencoba 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s