Episode Lelah

Layar telepon genggam menampilkan baris-baris kata yang kau ketikkan berturutan.  Aku membacanya, berusaha memahami bahwa ini bukan kesalahan melainkan salah paham. Tapi nyatanya tiap baris makin menegaskan bahwa titik temu itu menjauh tak terjangkau. Bukan sekali dua kali terjadi. Membuat hatiku merangkak menggapai harapan yang hampir terbang.  Yang entah saat ini masih ada atau tidak.

Aku eja lagi kata demi kata,

Siapa kita ini?  Saling mencintai tapi berselisih hampir tiap saat.  Katamu mencari kesetimbangan rasa.  Untuk masalah yang sama saja kita sering berputar-putar tak menentu.  Lalu diakhiri maaf dan cinta.  Yang aku rasa lebih karena lelah dibanding saling paham.

Aku tidak baik buatmu.  Kita tidak baik untuk kita.  Melanjutkan langkah hanya memperpanjang proses kesetimbangan tak berujung.

“Aku penat sungguh.”

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Pic was downloaded from kurld.com/image.php?pic=/images/wallpapers/alone-image/alone-image-13.jpg

 

 

 

Published by

Safrina Dewi

Sebutir pasir dalam lautanNya, yang berusaha memaknai hari untuk mencapai ridhoNya...

One thought on “Episode Lelah”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s