Anak-anak dan Sekolah Baru

Bulan Maret memang masih jauh dari tahun ajaran baru. Malah baru masuk awal semester. Tapi untuk orangtua yang anaknya naik jenjang — bukan naik kelas ya — naik jenjang itu dari TK ke SD, SD ke SMP, dan seterusnya, rencana-rencana sebaiknya sudah disusun di bulan ini. Bahkan, di kota saya ada SDIT swasta favorit yang sudah mulai membuka pendaftaran.

Tahun ini Adik naik jenjang ke SD dan Kakak ke pendidikan menengah atas. Untuk Adik, pertimbangan pertama kami sekolahnya harus full day, syarat berikutnya baru di saring berdasarkan visi misi, lokasi, dan biaya. Visi misinya harus Islami karena enam tahun bukan waktu yang singkat untuk membentuk karakter seorang anak. Ada beberapa SD full day yang visi misinya Islami. Nah, karena Islami itu bisa berarti beberapa konsep pembelajaran yang berbeda, kami mesti hati-hati lagi memilih sekolah. Bagaimanapun juga ‘rumahku sekolahku’, Al Baiti Madrosatun. Maka dari itu, karena Adik terpaksa lebih banyak menghabiskan waktu belajar di luar rumah, maka visi misi sekolah yang dituju wajib selaras dengan konsep yang diterapkan di rumah. Akhirnya ada satu kandidat SDIT di daerah Sawojajar yang akan kami survey lagi dalam waktu dekat.

Bagaimana dengan Kakak? Dari pengamatan kami, Kakak punya bakat seni animasi yang menonjol. Menggambar komik sampai dengan membuat komik strip merupakan aktifitas sampingannya yang kadang nyaris menyita kegiatan belajar utama. Untuk Kakak, alternatif sekolahnya adalah SMK yang menyediakan program studi Animasi. Sejauh ini SMK di kota kami yang menawarkan program studi Animasi dengan fasilitas dan kerjasama antarinstitusi yang terbaik dan kesempatan studi lanjut dengan pilihan yang luas adalah SMKN 4.

Akhirnya, semoga di sekolah baru nanti mereka bisa bersekolah dengan bahagia, tidak tertekan, sesuai dengan bakat dan minatnya, tumbuh dan berkembang di lingkungan yang sehat, mencintai sekolahnya, dan menjadi pribadi yang cerdas dan berkarakter utama.

Happy school :D (http://pcfallingspring.org/wp-content/uploads/2013/02/playlearn.jpg)
Happy school 😀
(http://pcfallingspring.org/wp-content/uploads/2013/02/playlearn.jpg)

Kita dan Internet

Sudah lama saya tergelitik untuk menulis (baca: curhat) tentang hal ini.  Bahwa segala sesuatu bisa dicari di internet.  Kalau sayyidina Abubakar As-Shiddiq menggambarkan betapa lengkapnya Al-Qur’an dengan mengibaratkan seandainya sandal beliau hilang maka jawabannya ada di Al-Quran, maka generasi sekarang mungkin akan mencari sandal hilang di internet (lebay ya… hehe).  Apa sih yang tidak tersedia di internet saat ini?

Lapar, tapi malas makan di luar, ada toko makanan online yang menyediakan jasa delivery.

Kehilangan jejak teman lama, tinggal search nama disertai data-data tambahan (seperti: rambut lurus, tahi lalat di pipi kiri…. eh itu sih mencari orang hilang ya? Hehe)

Tidak tersedia kamus, tinggal buka situs translater.

Apalagi ya, rasanya tidak ada informasi yang tidak tersedia di internet.  Dari berita yang terpercaya hingga abal-abal, dari yang religius hingga misterius, sepertinya kok ada semua.  Tinggal kita yang harus pandai menyeleksi informasi yang didapat.  Karena, artikel ilmiah pun bisa menjadi tidak ilmiah kalau diunduh dari situs yang salah.