Sibuk, Tergesa-gesa, dan Lupa

Malam gulita sunyi, kita terbangun karena Allah mengembalikan ruh kita sejenak saat terbangun, Allah berbisik ke dalam nurani: “wahai kau yang terbangun di dinihari, sholatlah, sapalah AKU”…ternyata kita hanya ke toilet lalu sibuk menarik selimut lagi.

Tetapi Allah tetap sayang pada kita,
kembali kita tidur nyaman dengan nafas yang dijaga-NYA.
Pagi hari Allah yang ada didekat kita, melihat kita begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi kuliah,bekerja, beraktifitas…

Allah bersabar menunggu kita menyapa: “Bismillah, tawakkaltu alallah..”. Ternyata Allah hanya menunggu, sapaan itu tak kunjung ada. Lupa. Waktu sangat cepat, seakan 24 jam sangat kurang, sibuk, tergesa-gesa, lupa…
Kesibukan telah membuat lupa..lupa mengingat
menyapa-Nya..

Tetapi Allah tetap sayang pada kita, kembali kita beraktifitas melihat mendengar merasa dengan pancaindera yang dijaga-NYA, tanpa kita instruksikan terus menerus.
Disatu tempat, di rumah sakit, di kantor, di kampus, di tempat kerja..kita duduk disebuah kursi beberapa menit melepas lelah atau sekedar bengong.

Allah menunggu kita untuk menyapa, tetapi ternyata
handphone berbunyi…dengan sigap kita buka sms atau bbm..begitu serius kita membahas tentang berita hari ini, teman meminta tolong, murid menanyakan sesuatu,
pasien yang mengeluh ini itu, keluarga yang akan menikah, bisnis yang hampir merugi…begitu sigapnya kita membaca sms bbm, melihat path..padahal sudah seminggu kita tidak menyentuh al-Qur’an, surat cinta-NYA kepada kita.
Meskipun demikian, Allah tetap sabar menanti sapaan kita
sepanjang hari.

Dengan semua kegiatan kita, kita terlalu sibuk sehingga lupa atau hanya menyapa ala kadarnya, sedikit dan berbasa basi menyapa Allah..
Bagaimana tidak basa-basi, kalau mengucap: Allah Maha Besar tetapi hanya sebatas bibir tapi tidak tulus dari dalam hati, karena tergesa-gesa..
Bagaimana tidak basa-basi, semestinya mengatakan kepada
Allah :” Subhana robbii…” tiga kali agar lebih meresap, lebih tunduk kita kepada-Nya, tetapi 3x bacaan hanya dijadikan aba-aba atau habisnya kuota untuk bergerak melanjutkan gerakan sholat berikutnya.

Astaghfirullah.

Sebelum makan siang kita bicara dengan orang, teman didekat atausekitar kita, kita kembali lupa. Allah mengajarkan melalui Nabi Muhammad s.a.w agar kita
menyebut nama Allah, sebelum menyantap rizki yang DIA berikan, tetapi jika kita sibuk, mungkin kita
juga lupa..

Namun Allah tetap sabar, tetap menjalankan otot dan saraf
pengunyah, saraf mencerna, saraf menyerap sari makanan di dalam usus kita, lalu mengirim sari makanan itu ke dalam otak, dan…Allah berharap lagi, dengan energi makanan itu agar kita mengingat-NYA, untuk kebaikan kita sendiri. Bukan untuk-NYA. Ke-Agungan-Nya tidak akan berkurang sedikitpun, meskipun semua manusia tidak berterima kasih atau seluruh dunia ingkar kepada-Nya.

Kita pulang ke rumah.. kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus kita kerjakan. Setelah tugas kita selesai, kita duduk membaca koran hari itu yang belum tersentuh,
menyalakan TV, kita menghabiskan banyak waktu setiap hari didepannya, menikmati acara yang ditampilkan. Lupa menyapa…
Saat akan tidur, badan lelah…terlalu letih sehingga lupa
menyapa…

Sungguh Allah jauh lebih sabar melihat perilaku kita. Bisakah kita sering menyapa, menyebut nama, bersujud kepada-Nya dengan sepenuh jiwa-sepenuh sel-sel di
tubuh kita-sepenuh darah yang mengalir tanpa kita perlu mengatur-atur kecepatannya?

Kita pasti bisa, jika ditolong oleh-Nya.
Mari kita menyapa, meminta tolong pada-Nya.

(reminder from dr.Masruroh Rahayu,Sp.S.)

(Taken from http://www.worldchanging.com/hurry_470.jpg)
(Taken from http://www.worldchanging.com/hurry_470.jpg)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s